"Lailaa.. Lailaa.. Lailaa...

It's about having my mind busy with you
and no one else..."

Kemana anak-anak itu…

Kemana anak-anak kita itu??

Kemana anak-anak yg dilahirkan oleh seluruh bangsa ini dengan keringat, dengan luka, dengan darah dan kematian.

Anak-anak yg dilahirkan oleh sejarah dengan air mata tiga setengah abad, kemana???!! Kemana anak-anak itu???!!

Siapa yang berani-berani menyembunyikan mereka..?? siapa yang menculik mereka?? siapa yang mencuri dan membuang mereka??

Anak -anak yang bernama kemerdekaan, yang bernama hak makhluq hidup dan harkat kemanusiaan. Yang bernama cinta kasih sesama, yang bernama adilnya kesejahteraan, yang bernama keterbukaan dan kelapangan, kemana???!!

Surat Untuk Pemimpin Negara dan Bangsa ku Tercinta

Sungguh NKRI sekarang ini tak ubahnya laksana pasar dalam kisah hikmah Luqman al-hakim & anaknya serta kuda tunggangannya:

‎"Tatkala engkau menaiki binatang tunggangan sementara anak mu berjalan kaki, maka engkau akan di cibir TEGA oleh orang-orang pasar."

"Manakala engkau turun, hingga binatang tunggangan tak dinaiki oleh mu dan anak mu, maka engkau akan di hujat GOBLOK orang-orang pasar."

"Hingga tatkala engkau berdua dengan anak mu menaiki binatang tunggangan itupun engkau akan disebut BIADAB oleh orang-orang pasar."