Laman

"Layla.. Layla.. Layla...

It's about having my mind busy with you
and no one else..."

Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Sejarah Syaikh Siti Jenar Yang Sebenarnya


Oleh: KH.Shohibul Faroji Al-Robbani

Nama asli Syekh Siti Jenar adalah Sayyid Hasan ’Ali Al-Husaini, dilahirkan di Persia, Iran. Kemudian setelah dewasa mendapat gelar Syaikh Abdul Jalil. Dan ketika datang untuk berdakwah ke Caruban, sebelah tenggara Cirebon. Dia mendapat gelar Syaikh Siti Jenar atau Syaikh Lemah Abang atau Syaikh Lemah Brit.

Hubungan erat Jalaluddin Rumi dengan berbagai agama dan reaksinya.


Siapa yang berperilaku sesuai dengan perkataannya,
dialah yang tercerahkan, yang menolak 
hubungan-hubungan biasa dari dunia
 (Dzun-Nun al-Mishri)

Salah satu puisi Rumi yang diterbitkan dalam Diwan Asy-Syams at-Tabriz, telah menyebabkan sejumlah kebingungan bagi kalangan literalis. Karya ini merupakan kajian Rumi terhadap semua bentuk agama yang ada, baik agama lama maupun baru. Kesimpulannya bahwa kebenaran esensial terletak pada kesadaran batin manusia itu sendiri, bukan bawaan dari factor luar. Hal ini benar jika kita menyadari bahwa menurut kepercayaan Sufi, "pengujian" kepercayaan dilakukan dengan cara khusus. Seorang Sufi tidak perlu berkelana dari satu negeri ke negeri lainnya, mencari agama-agama untuk dipelajari dan mengambil apa yang bisa dibawa dari agama-agama itu.

Renaisans Eropa Membangkitkan Kembali Umat Islam di Timur (*Bag. 1)

Renaisans berasal dari bahasa Perancis renaissance yang secara etimologi bermakna “Lahir Kembali”. Akan tetapi renaisans yang dimaksud disini mempunyai arti yang lebih luas. Karenanya, secara terminologi renaisans adalah timbulnya revolusi pandangan hidup orang-orang Eropa dari jaman pertengahan ke jaman barunya, melalui proses jaman peralihan yang sangat cepat.

Apa Kata Mereka Tentang Nabi Muhammad SAW

Allahumma Sholli 'ala Rasulillah.... Ya Allah sampaikanlah sholawat dan salam kehdirat junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. 

"Barang siapa yang tidak bergembira di hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW, maka dia tidak akan pernah mengetahui kebahagiaan selamanya...."

من لم يفرح بمحمد - صلي الله عليه وسلّم - لم ير فرحا أبداً

Apa kata mereka tentang Nabi Besar Muhammad SAW:

"Nabi Muhammad SAW adalah sebaik-baiknya penciptahan, baik secara akhlaq maupun paras wajahnya." -Imam Ja'far Al Barjanzi- 

"Dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.." -Michael Hart-

Cairo, 1 Januari 2011 M

Malam ini aku merasakan udara yang sangat dingin di langit Cairo, dipenghujung tahun 2009 atau tepatnya di malam tahun baru Masehi 2010, ketika itu aku baru saja pulang kuliah dan sengaja aku mampir ke rumahnya kakak kelas aku yaitu Mas Rajif, karena biasa mampir ke rumah beliau jadi ya gak enak saja kalau gak mampir, apalagi ini di penghujung tahun 2009 dan malam tahun baru 2010, jadi mungkin saja ada sedikit “halawah” (semacam manisan), akhirnya aku naiki satu demi satu tangga yang menghubungkan flatnya mas Rajif dan akhirnya aku tekan bel di luar pintu dan Alhamdulillah ada yang membukakan pintu, senang sekali rasanya mampir ke flat ini. 

Apakah Hukum Mengucapkan Selamat Natal Itu "HARAM"..???

Haramkah kita mengucapkan selamat natal kepada Umat Nashrani????? 

Ada beberapa pendapat dalam mengucapkan "selamat natal" disini...
Ada yang mengatakan haram karena mereka bukan Islam, atau dengan mengucapkan selamat natal tersebut katanya kita sudah menmpercayai bahwa Yesus adalah Tuhan dan sebagainya...

Dan ada juga yang berpendapat bahwa mengucapkan selamat Natal itu boleh hukumnya, karena tidak ada hukum pasti (nash qoth'i) didalam Al-Qur'an yang menyatakan pengharaman mengucapkan selamat natal. Disinilah Umat Islam kembali dihangatkan dalam masalah seperti ini, apakah boleh bagi Umat Islam untuk mengucapkan selamat natal atau tidak...???

Merry Christmas from me to you...

Karena aku sejarawan, maka aku harus adil dalam memihak.
Karena aku bukan fundamentalis yang radikal, maka aku ingin santai.
Karena aku Reformis sekaligus Nasionalis yang Islami, maka aku harus bijaksana.
Karena aku Muslim yang moderat, maka aku ingin mengucapkan...
"SELAMAT  NATAL  BAGI  SAHABAT-SAHABATKU  KAUM  NASHRANI..... :D:D" 
Merry Christmas from L'Abid d'Andaluçía to you............ :D
"Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad semuanya sama, mereka adalah Nabi sekaligus Rasul yang di utus oleh Allah ke dunia dan merekapun menjadi pemimpin umatnya masing-masing..."

Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqofi dan Seorang Musafir

Dikisahkan, pada suatu hari Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqofi gubernur Hijaz, Iraq, Yamamah dan Yaman, pada masa pemerintahan Khalifah Abdul Malik bin Marwan sedang melakukan perjalanan dinasnya. Di tengah perjalanan ia dan rombongannya melepaskan lelah berhubung dengan perjalanan yang jauh. Tidak lama kemudian, disiapkan suatu jamuan santapan siang, dan diperintahkan kepada ajudannya untuk mengundang seluruh rombongan serta siapa saja musafir yang kebetulan sedang lewat untuk diajak bersantap bersama-sama.

Seorang musafir kebetulan lewat tidak jauh dari tempat persinggahan Hajjaj, lalu dihentikanlah untuk dipersilahkan bersantap bersama-sama. Menurut ukuran yang lazim, hal demikian ini merupakan suatu kehormanatn besar.

Kebaikan pada Semua Peristiwa

Segala sesuatu diciptakan dengan maksud dan tujuan tersembunyi. Bersama-sama dengan tujuan tersembunyi ini ada beberapa keuntungan bagi seorang mukmin di dalam semua peristiwa. Hal ini dikarenakan Allah berada di sisi orang-orang yang beriman dan tidak pernah mengecewakan mereka.

Pada awalnya, perjuangan hidup tampak tidak menyenangkan. Akan tetapi, seorang muslim harus mengerti bahwa kejadian yang tampaknya menakutkan, contohnya, persekongkolan orang kafir melawan orang beriman, akan berakhir dengan kemenangan bagi orang beriman. Cepat atau lambat, Allah akan memberikan kemurahan hati-Nya, sehingga orang beriman harus yakin bahwa terdapat hikmah pada semua kejadian.

Dalam hal ini, terdapat banyak contoh yang tercantum dalam Al-Qur`an; kehidupan Nabi Yusuf a.s. adalah salah satu di antara yang luar biasa. Pada masa kecilnya, Nabi Yusuf a.s. dibuang ke dasar sumur oleh saudara-saudaranya. Selanjutnya, ia diselamatkan, kemudian difitnah dan dipenjara walaupun ia tidak bersalah. Bagi orang yang tidak beriman, semua peristiwa itu disangka kemalangan yang paling besar. Akan tetapi, Yusuf a.s. selalu berpikir bahwa hal ini dapat terjadi hanya dengan kehendak Allah swt. dan semua itu pasti akan berubah menjadi lebih baik. Ternyata terbukti, Allah mengubah “bencana” menjadi kebahagiaan. Nabi Yusuf a.s. berhasil lolos dari penjara dan pada saat yang bersamaan menjadi gubernur di tempat tersebut.