Laman

"Layla.. Layla.. Layla...

It's about having my mind busy with you
and no one else..."

Tampilkan postingan dengan label Filsafat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Filsafat. Tampilkan semua postingan

Sejarah Syaikh Siti Jenar Yang Sebenarnya


Oleh: KH.Shohibul Faroji Al-Robbani

Nama asli Syekh Siti Jenar adalah Sayyid Hasan ’Ali Al-Husaini, dilahirkan di Persia, Iran. Kemudian setelah dewasa mendapat gelar Syaikh Abdul Jalil. Dan ketika datang untuk berdakwah ke Caruban, sebelah tenggara Cirebon. Dia mendapat gelar Syaikh Siti Jenar atau Syaikh Lemah Abang atau Syaikh Lemah Brit.

Renaisans Eropa Membangkitkan Kembali Umat Islam di Timur (*Bag. 1)

Renaisans berasal dari bahasa Perancis renaissance yang secara etimologi bermakna “Lahir Kembali”. Akan tetapi renaisans yang dimaksud disini mempunyai arti yang lebih luas. Karenanya, secara terminologi renaisans adalah timbulnya revolusi pandangan hidup orang-orang Eropa dari jaman pertengahan ke jaman barunya, melalui proses jaman peralihan yang sangat cepat.

Filsafat dan Sejarah

By: Dr. Hassan Hanafi

Sesungguhnya keterkaitan filsafat dengan sejarah bukan hanya terdeteksi dari sejarah filsafat yang identik dengan sejarah pemikiran manusia dan dinamikanya. Melainkan dapat juga terlihat dari kajian filsafat sejarah, yaitu satu proses penalaran yang merekam terhadap perkembangan sejarah, juga alurnya dan upaya mengkaji tentang pranata yang melingkupi perkembangan dan alur  sejarah. Bahkan, pada dasarnya, dengan tanpa menilik kepada faktor sosio-historis dan kondisi faktual filsafat sebagai sebuah keniscayaan dalam rentang sejarah, sejarah filsafat bukanlah sebentuk 'ruang hampa' bagi aliran-aliran dan teori-teori filsafat.

Kronologi Filsafat Dalam Pemikiran Islam; Studi atas buku at-Tafkir al-Falsafi fil Islam

Muqoddimah
Relasi pemikiran Islam dengan filsafat secara historis telah menyita perhatian sarjana  yang intens dengan sejarah pemikiran manusia. Dr. Mustafa Abdul Raziq untuk pertama kalinya mencoba mengkorelasikan hal tersebut dalam magnum opusnya Tamhid litarihil falsafah fil islam dan di tindak lanjuti oleh sarjana lainnya semisal Dr. Hana al-Fahuri dan Dr. Kholil al-Jarr dalam tarikh al-Falsafah al-Arobiyah yang barang kali merupakan buku paling representatif dan menjadi rujukan utama untuk studi peta  kronologi filsafat dalam Islam. 

Studi historis filsafat Islam ini pada gilirannya mulai berkembang menjadi penjurusan kajian yang lebih spesifik, mengena dan mudah di akses

Syaikh Abdul
Halim Mahmud


Abdul Halim Mahmud adalah sarjana Al-Azhar pertama yang ikut  berpartisipasi mengutarakan ide seputar studi ini yang di tulis dengan judul at-Tafkir al-Falsafi fil Islam secara global mengatakan bahwa pemikiran filsafat islam merupakan hasil murni pemikiran muslim dan sudah ada sebelum masa penterjemahan yang di sponsori oleh Dinasti Abbasiyah, walaupun beliau sendiri tidak menafikan kontribusi pemikiran sarjana Yunani setelah terjadi tranformasi pengetahuan melalui penterjemahan karya mereka. 

Pelarian Kepada Filsafat

Oleh : L'Abid d'Andaluçia
Gerakan renaissance di Eropa lahir karena dorongan semangant  yang berkobar-kobar dari kelompok kaum seniman, intelektual dan politis yang mempelopori kebebasan berfikir dan berbuat tanpa pembatasan apapun. Gerakan mereka di dorong oleh kenyataan yang mereka saksikan sehari-hari dan pengaruh Gereja yang cuma kekangan-kekangan yang membelenggu kemerdekaan berfikir. Mereka memandang agama di Eropa (Kristen) dengan penilaian yang penuh ejekan, agama di pandang oleh mereka tak lebih cuma seperangkat rangkaina dogma-dogma yang disusun bagaikan bagaikan bunga rampai yang indah di pandang, akan tetapi menghanyutkan orang banyak menjadi lalai dan beku, pasrah terhadap apa yang hendak terjadi. Bahkan di kalangan mereka yang ekstrim memandang agama dalam praktek sehari-hari di kalangan rakyat sebagai hasil meninabobokan atas nama ”kerajaan di langit”, menjadi alat orang-orang kaya, tuan-tuan tanah serta kaum feodal yang memerintah secara absolute.