Situasi...
Jangan mencela Orang-orang Tarekat, lebih baik perbaikilah dirimu. Engkau memiliki pengetahuan dari agama yang keliru jika engkau membelakangi Realitas.

Manusia melilitkan jaring bagi dirinya. Sementara seekor harimau (Manusia Tarekat) menghancurkan kandangnya.

Apa Kata Mereka Tentang Nabi Muhammad SAW

Allahumma Sholli 'ala Rasulillah.... Ya Allah sampaikanlah sholawat dan salam kehdirat junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. 

"Barang siapa yang tidak bergembira di hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW, maka dia tidak akan pernah mengetahui kebahagiaan selamanya...."

من لا يفرح لمحمد - صلي الله عليه وسلّم - لا يعرف فرحا أبدا

Apa kata mereka tentang Nabi Besar Muhammad SAW:

"Nabi Muhammad SAW adalah sebaik-baiknya penciptahan, baik secara akhlaq maupun paras wajahnya." -Imam Ja'far Al Barjanzi- 

"Dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.." -Michael Hart-

Perjalanan Rifa’ah al-Thahthawi ke Paris

“Negeri kita harus berubah dan melakukan pembaruan dengan ilmu pengetahuan yang belum terdapat di dalamnya.” Inilah ucapan Syekh al-Azhar ke-16, Syekh Hasan Muhammad al-‘Atthar (1766-1825) untuk membangkitkan bangsa Mesir dari akibat penjajahan Perancis yang dipimpin oleh Napoleon Bonaparte pada tahun 1798. 

Syaikh Hasan Muhammad al-Atthar1
Syekh Hasan Muhammad al-Atthar mengirim murid terbaiknya yang bernama Rifa’ah Rafi’ al-Thahthawi (1801-1873) ke Paris, Perancis untuk memimpin delegasi Mesir yang hendak mempelajari kebudayaan Eropa Modern.

Pemetaan Konflik Mesir


Dina Y. Sulaeman*

Pengantar: Dalam artikel panjang ini penulis akan melakukan pemetaan konflik dengan harapan agar publik bisa melihat situasinya dengan lebih jernih. Ini penting karena opini publik Indonesia atas konflik ini terlihat mulai keruh oleh sikap-sikap takfiriah. Yang tidak mendukung Mursi dituduh anti-Islam. 

Benarkah Grand Shaikh Al-Azhar Merestui ‘Kudeta Militer’?

Beberapa waktu lalu, saya sempat membaca sebuah tulisan lepas di situs fimadani.com. Tulisan bertajuk “Syaikh Al-Azhar dan Kudeta Mesir” itu mencoba menganalisa pilihan Syaikh Ahmad Thayyib selaku Grand Shaikh Azhar dalam persoalan politik di Mesir. Ada beberapa tanggapan yang ingin saya utarakan, agar kita tidak sembarangan dalam menghukum pilihan tersebut, apalagi sampai menghukum dan menghina personal beliau yang merupakan Imam bagi sebuah lembaga besar umat Islam di Dunia, Al-Azhar Asy-Syarif

L'Abid d'AndaluCía