Sungguh NKRI sekarang ini tak ubahnya laksana pasar dalam kisah hikmah Luqman al-hakim & anaknya serta kuda tunggangannya:
"Tatkala engkau menaiki binatang tunggangan sementara anak mu berjalan kaki, maka engkau akan di cibir TEGA oleh orang-orang pasar."
"Manakala engkau turun, hingga binatang tunggangan tak dinaiki oleh mu dan anak mu, maka engkau akan di hujat GOBLOK orang-orang pasar."
"Hingga tatkala engkau berdua dengan anak mu menaiki binatang tunggangan itupun engkau akan disebut BIADAB oleh orang-orang pasar."


