"Lailaa.. Lailaa.. Lailaa...

It's about having my mind busy with you
and no one else..."

Apakah Hukum Mengucapkan Selamat Natal Itu "HARAM"..???

Haramkah kita mengucapkan selamat natal kepada Umat Nashrani????? 

Ada beberapa pendapat dalam mengucapkan "selamat natal" disini...
Ada yang mengatakan haram karena mereka bukan Islam, atau dengan mengucapkan selamat natal tersebut katanya kita sudah menmpercayai bahwa Yesus adalah Tuhan dan sebagainya...

Dan ada juga yang berpendapat bahwa mengucapkan selamat Natal itu boleh hukumnya, karena tidak ada hukum pasti (nash qoth'i) didalam Al-Qur'an yang menyatakan pengharaman mengucapkan selamat natal. Disinilah Umat Islam kembali dihangatkan dalam masalah seperti ini, apakah boleh bagi Umat Islam untuk mengucapkan selamat natal atau tidak...???

Ada beberapa dorongan kemapa saya menulis artikel ini, yang pertama karena waktu Hari Raya Idul Fitri kemarin ada teman ibu ku yang dari philipina yang non muslim dia mengatakan kepada ibuku dan kepadaku "Selamat lebaran ya" sambil membawakan coklat untuk kami, dan disinilah aku berkeinginan untuk menuliskan sebuah artikel ini, ketika itu saya langsung berfikir: "dia baik sekali sudah mengucapkan selamat lebaran kepada kami, apakah nanti ketika aku mengucapkan selamat natal untuknya adalah sebuah perbuatan dosa...???"

Kalau menurutku pengucapan selamat natal itu sah-sah saja dan tidak haram, karena Allah telah berfirman: “Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, Maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.” (QS. An Nisaa: 86)

Ayat di atas telah memberi penjelasan yang sejelas-jelasnya kepada kita, bahwa kita sebagai Umat Islam di wajibkan untuk membalas suatu penghormatan dari siapa saja, bahkan Majusi sekalipun kalau mengucapkan sebuah penghormatan harus kita jawab penghormatan itu dengan sebaik-baiknya penghormatan. (Imam Thabari dalam Tafsirnya Juz 4, Hal. 46)

Muhamad bin Basyar mencerikana kepada kami bahwa dia pernah berkata "Salim bin nuh menceritakan kepadaku bahwa sa'd bin abi urubah menceritakan kpadaku dati Ibnu Qatadah didalam ayat "Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, Maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya..." untuk orang-orang Muslim, sedangkan ayat ini "atau balaslah penghormatan itu.." di peruntukan bagi Ahli Kitab. (Hadts Shahih Muslim)

Kepada kaum Nasharani, Yahudi, Hindu, Budha, Majusi atau apa sajalah kalau mereka memberikan penghormatan kepada kita kaum Muslimin, kita harus membalas penghormatan tersebut, karena Islam adalah Rahmatan Lil 'Alamin....

Jadi kita sudah mengetahui apa hukumnya mengucapkan selamat natal kepada Kaum Nashrani...

Wafakallahuni 'alaa hadzal Ijtihadi, kalau benar saya dapat pahala dua, sedangakan kalau salah saya dapat pahala satu.... :D

Referensi: 

- Al-Qur'an Al-Karim
- Al-Hadits
- Tafsir At-Thabary Juz 4, Hal. 46

12 komentar:

  1. jadi gak ragu memberi ucapan ma teman-teman yang non muslim,,,,,

    terima kasih

    BalasHapus
  2. sepertinya selama ini salah dalam beranggapan, thanks infonya ^^

    BalasHapus
  3. Sederhana, tapi sangat mencerahkan. Dalilnya juga pas, gak banyak cing cong ckckck

    BalasHapus
  4. mas, lalu bagaimana dlm kasus "menjawab salam dr non muslim...??"

    BalasHapus
  5. @Aisa: hanya cukup dengan "Wa'alaikum".. tp kebanyakanny aorang arab klo disalami sma orang masehi dia menjawab salam sebagaimana menjawab kepada org islam, yaitu "wa'alaikumsalam.."

    BalasHapus
  6. mas, bisa tuliskan arti "assalamualaikum wr.wb" dan "waalaikumsalam wr wb"...???

    BalasHapus
  7. Assalamu'alaikum: keselamatan atas kalian semua..
    Wa'alaikum salam: dan juga kepada kalian...

    BalasHapus
  8. kalau halal atau haram, manusia bisa menentukannya, tetapi tetap saja keputusannya pada Yang Di Atas... :)

    BalasHapus
  9. Yang penting niatnya aja sih... sesuatu yang diucapkan kan ngga berarti kita masukin ke hati juga...

    95% anggota keluarga besar Gue soalnya non-muslim, jadi seenggaknya harus tetap sekedar ngucapin selamat biar ngga terjadi perpecahan

    BalasHapus
  10. hanya ingin berpendapat, bukan berdebat apalagi memecah belah.
    toleransi sangat dianjurkan dalam muamalah, tapi TIDAK ADA TOLERANSI DALAM AKIDAH. jangan menafsirkan ayat tersebut dengan tafsir pribadi jika kita belum punya ilmu yang mumpuni, harus tau sebab musabab kenapa ayat itu diturunkan. kalo menurut saya yang dimaksud penghormatan dalam ayat di atas adalah penghormatan dalam hal bermuamalah, bukan penghormatan dalam hal akidah.
    coba mengecek ke surat cinta -NYA: QS; Al-Baqoroh: 120 "dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad)sebelum engkau mengikuti agama mereka. katakanlah "sesungguhnya petunjuk ALLOH itulah (yang sebenarnya)." Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran)sampai kepadamu, tidak akan ada padamu pelindung dan penolong dari ALLOH"

    BalasHapus
  11. satu lagi informasi, semoga dapat diambil hikmah dan pelajaran bagi kita semua
    http://gizanherbal.wordpress.com/2011/12/25/dialog-selamat-natal/

    BalasHapus
  12. sya pernah mendengar hadis shohih seperti berikut:
    barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk kaum tersebut

    saya tidak bermaksut mengajak peselisihan, tapi jumhur ulama mengatakan HARAM mengucapkan selamat natal kpd yg merayakan

    BalasHapus

Please be kind and polite to comment, et Merci pour commenter... :D