"Lailaa.. Lailaa.. Lailaa...

It's about having my mind busy with you
and no one else..."

Nashruddin Hoja; Hukum sebab-akibat...

Nashruddin Hoja, dalam kapasitas sebagai guru Sufi, sering menggunakan teknik darwis bagi dirinya sendiri dengan memainkan peranan orang yang belum tercerahkan dalam sebuah cerita untuk menjelaskan suatu kebenaran. Sebuah cerita terkenal yang menyangkal kepercayaan dangkal (superfisial) terhadap hukum sebab-akibat yang menjadikan dirinya sebagai korban.

Suatu hari Mullah Nashruddin Hoja tengah berjalan di sebuah gang ketika seorang jatuh dari atap rumah dan menimpa tubuhnya. Orang yang jatuh tersebut tidak terluka tetapi justru Mullah Nashruddin Hoja yang dibawa ke rumah sakit.

"Ajaran apakah yang bisa Tuan ambil dari peristiwa ini, Guru?" tanya salah satu muridnya.

"Hindari kepercayaan terhadap kepastian atau sesuatu yang tidak bisa dihindari, meskipun hukum sebab-akibat tampak tidak bisa ditolak! Ajukan pertanyaan-pertanyaan teoritis seperti: “Jika seseorang jatuh dari atap, apakah lehernya akan patah? Ia yang jatuh tetapi justru leherku yang patah!"

5 komentar:

  1. Hmmm.. rada bingung ni mas. Tapi ngerti penyampaian maknanya. Jadi sebenarnya yang di ajarkan itu ap y mas?? Bahwa yang kita sangaka pasti belum tentu pasti kah mas?? bingung

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. 'Muttu Qobla Anta muttu'inilah pegangan yang dipegang oleh para ahli tarekat, berarti kita bicara tentang dzikir.... dzikir disini sangat berbeda dengan dzikir yang biasa dilakukan oleh kebanyakan orang. tapi dzikir tarekat (Laa Illah ha illallah) dengan metode dihentakkan ke hati. yang sebelumnya di baiat dulu oleh seorang mursyid..
    saya termasuk yang menyukai hal yang berkaitan dengan tasawuf (tarekat), memang orang yang belum mengerti tarekat perlu waktu untuk mengartikan makna yang belum tersingkap dalam tarekat..... ilahi anta maqsudi waridoka mathlubi a'tini mahabataka wama'rifaka

    BalasHapus
  4. @ ajeng: Yupz, semua apa yg kita sangka tuh belum tentu pasti terjadi :D:D

    @ zico: Betuuulll,, komentar yg keren :D

    BalasHapus

Please be kind and polite to comment, et Merci pour commenter... :D